'Doctor Cha' Episode 1: Penjelasan Akhir: Mengapa Cha Jeong-Suk Dirawat di Rumah Sakit?
Jeong-Suk menginginkan perjalanan yang bebas masalah untuk suaminya, itulah sebabnya ketika dia melihat bahwa kacamata hitam suaminya sudah usang, dia berpikir untuk membelikannya sepasang kacamata baru. Bahkan setelah pertengkaran mereka, dia begadang untuk menyelesaikan pengecatan lempengan untuk dapur dan bersiap pergi ke toko untuk membeli kacamata hitam untuknya. Selama berada di toko, dia tiba-tiba diliputi rasa lelah dan pusing. Dia akhirnya pingsan di lantai toko, dan ketika dia bangun, dia mengetahui bahwa dia berada di ruang gawat darurat rumah sakit. Sebelumnya, ketika dia pergi mengunjungi temannya di awal "Doctor Cha" Episode 1, Mi-Hee menyebutkan bahwa Jeong-Suk terlihat sakit dan lelah. Dia juga menyebutkan bahwa kulit Jeong-Suk diwarnai dengan warna kuning yang biasa terjadi pada pasien penyakit kuning. Matanya juga berwarna kekuningan, yang membuat Mi-Hee mengkhawatirkan kesehatan Jeong-Suk. Jadi, ketika dia pingsan di toko dan dibawa ke UGD, dokter memastikan hasilnya segera setelah melakukan beberapa tes padanya. Dia diawasi selama beberapa hari, di mana dia menemukan Roy Kim merawat seorang pasien di tangga ketika dia sedang dalam perjalanan ke toko serba ada. Pasien menolak perawatan karena dia tidak punya uang, tetapi Kim tidak bisa menyerah padanya, jadi dia merawatnya di tangga.
Jeong-Suk bertemu dengannya lagi ketika dia dikirim dengan hasilnya untuk mengukur situasi. Kim memberi tahu dia bahwa hatinya hampir gagal dan dia mungkin perlu transplantasi. Dia telah mengawasinya selama beberapa hari lagi untuk memastikan bahwa dia tidak memerlukan transplantasi dan berharap obat itu bekerja dengan ajaib. Namun, karena keadaan semakin memburuk, Jeong-Suk membutuhkan transplantasi segera, dan anak-anaknya tidak dapat membantunya. Seo I-Rang, putrinya, masih di bawah umur, dan Jung-Min, putranya, bukanlah pasangan yang cocok. In-Ho pernah menjadi pasangan, tetapi dia menolak untuk menyumbang karena ibunya tidak menginginkannya. Kwak Ae-Sim, ibu In-Ho, membuat ulah di kantor Kim dan juga berpura-pura sakit agar In-Ho tidak menyetujui sumbangan tersebut.


Komentar
Posting Komentar